Ketua DPRD Grobogan Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 dan Bacakan UUD 1945
Ketua
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan menghadiri Upacara
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Grobogan Tahun 2026 yang
digelar di Halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan, Senin
(01/06/2026). Dalam upacara kedinasan yang berlangsung khidmat tersebut, Ketua
DPRD bertindak sebagai petugas pembaca Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD)
1945.
Kehadiran unsur
pimpinan parlemen ini merupakan pemenuhan atas surat permohonan resmi dari
Bupati Grobogan melalui Sekretaris Daerah Nomor B/400.14.1.1/458/SETDA/2026
bertanggal 29 Mei 2026, yang didistribusikan melalui sistem sertifikasi
elektronik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Selaras dengan
Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 2 Tahun
2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, seluruh tamu
undangan dan peserta upacara diwajibkan mengenakan Baju Adat Daerah.
Di atas mimbar
upacara, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan tampil berwibawa mengenakan pakaian adat
tradisional saat melafalkan naskah konstitusi UUD 1945 secara lugas, lantang,
dan penuh penghayatan di hadapan ratusan peserta upacara.
"Pembacaan
UUD 1945 dalam upacara ini bukan sekadar pemenuhan protokoler, melainkan bentuk
penegasan kembali komitmen lembaga DPRD Grobogan untuk selalu mengawal dan
mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila serta konstitusi dalam setiap
produk kebijakan publik daerah," ujar Ketua DPRD usai
kegiatan.
Upacara yang
mengusung tema nasional "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian
Dunia" ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Grobogan yang
membacakan amanat resmi dari BPIP RI. Agenda ini turut dihadiri oleh Jajaran
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Badan Kesatuan Bangsa
dan Politik (Kesbangpol), Jajaran Asisten Setda, serta para Kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD).
Pihak DPRD
Kabupaten Grobogan mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah yang mengedepankan
keberagaman budaya nusantara melalui instruksi penggunaan pakaian adat. Hal ini
dinilai efektif untuk memperkuat rasa persatuan, semangat gotong royong, dan
memelihara stabilitas Daerah di tengah dinamika masyarakat.
Kegiatan dinas
ini ditutup dengan sesi foto bersama Jajaran Pimpinan Daerah guna menunjukkan
soliditas dan sinergi yang kuat antara Lembaga Legislatif dan Eksekutif di
Kabupaten Grobogan. (Humas-Setwan)