Gempur Dampak Banjir, Ketua DPRD Grobogan Dampingi Gubernur Jateng Tinjau Tanggul Jebol Sungai Tuntang




Sinergi lintas sektoral diperlihatkan jajaran pimpinan daerah dalam menangani bencana banjir di Kabupaten Grobogan. Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, SE, MM, turun langsung mendampingi kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah untuk meninjau titik kritis tanggul jebol Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Selasa (17/2).

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan langkah teknis penutupan tanggul berjalan cepat agar luapan air tidak semakin meluas ke pemukiman dan lahan pertanian warga. Hadir dalam rombongan tersebut Bupati Grobogan, Dandim 0717/Grobogan, Kapolres Grobogan, serta seluruh jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Grobogan.

Respon Cepat di Titik Bencana di lokasi tanggul, Ketua DPRD Hj. Lusia Indah Artani menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten. "Keselamatan warga adalah prioritas utama. Penanganan tanggul ini harus dilakukan secara terukur dan cepat agar dampak kerugian masyarakat, baik secara material maupun ekonomi, bisa segera diminimalisir," tegas Lusia.

Rapat Strategis di Pendopo Gubug Usai melihat kondisi lapangan, rombongan bertolak ke Pendopo Kecamatan Gubug untuk menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana. Rapat ini diikuti oleh Sekda, para Asisten Sekda, serta jajaran Camat dan Kepala Desa dari wilayah terdampak, termasuk Kecamatan Godong, Gubug, Kedungjati, dan Tegowanu.

Agenda utama Rapat membahas langkah-langkah strategis, meliputi:

  1. Percepatan Perbaikan Infrastruktur : Instruksi kepada DPUPR untuk penanganan permanen tanggul.
  2. Jaminan Sosial & Kesehatan : Penyaluran logistik dari Dinas Sosial dan penyiagaan tim medis dari Dinas Kesehatan di posko-posko pengungsian.
  3. Pemulihan Sektor Pertanian : Pendataan lahan pertanian yang rusak oleh Dinas Pertanian untuk langkah stimulus bagi petani.

Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi kesiapsiagaan jajaran Forkopimda Grobogan dalam merespons bencana ini. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik personil maupun anggaran, demi mempercepat pemulihan wilayah Kabupaten Grobogan.

Dengan kehadiran seluruh elemen pimpinan desa hingga provinsi, diharapkan penanganan dampak banjir Sungai Tuntang dapat terselesaikan dalam waktu singkat sehingga aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal. (Humas-Setwan)

 

 


Dapatkan Data yang Anda Cari