DPRD Kabupaten Grobogan Gelar Rapat Paripurna ke-29: Fraksi Sampaikan Pemandangan Umum Terhadap Raperda APBD TA 2027




Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Rapat Paripurna ke-29 pada Senin, 14 September 2026. Rapat yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Dewan ini beragendakan Pembicaraan Tingkat I Tahap Kedua, yaitu penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kabupaten Grobogan Tahun Anggaran 2027.

Rapat Paripurna dinyatakan kuorum dan terbuka untuk umum setelah dihadiri oleh 43 dari 50 Anggota Dewan. Agenda ini merupakan kelanjutan dari Rapat Paripurna ke-27 terdahulu (7 September 2026), di mana Bupati Grobogan telah menyampaikan penjelasan mengenai Raperda APBD 2027 beserta Nota Keuangannya.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Grobogan, Bapak Sugeng Prasetyo, perwakilan Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Dalam Sidang ini, sebanyak tujuh Fraksi menyampaikan Pemandangan Umum mereka secara bergantian guna memberikan tanggapan, saran, dan pertanyaan kritis mengenai rincian anggaran yang diusulkan oleh pihak Eksekutif:

  • Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) disampaikan oleh Muhammad Qanniexna BMA, S.H., Fraksi Hanura meminta agar target pendapatan pada TA 2027 dapat dinaikkan kembali. Mereka juga menekankan perlunya peninjauan atau review kembali terhadap anggaran pemeliharaan aset-aset Pemerintah Daerah.
  • Fraksi Karya Demokrat melalui juru bicara H. Bukhori, S.H., Fraksi ini menyoroti target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp659.335.578.000. Mereka mempertanyakan potensi rincian pajak dan retribusi daerah, sekaligus meminta penjelasan mengapa proyeksi pajak daerah tahun 2027 justru menurun sebesar Rp958.692.000 dibanding TA 2026. Selain itu, mereka menanyakan rincian belanja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) senilai Rp4,5 miliar untuk rehabilitasi gedung kantor.
  • Fraksi PDI Perjuangan dibacakan oleh Rimbawanto, S.H., Fraksi memaparkan rencana pendapatan daerah sebesar Rp1.764.179.557.000. Mereka menyoroti dana transfer pusat (TKD) yang naik 3,2% namun rincian pastinya belum diterima Daerah. Pertanyaan juga diarahkan ke Dinas Pendidikan terkait anggaran Rp1.900.490.000 untuk peningkatan kapasitas pengolahan dana BOS Sekolah Dasar.
  • Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juru bicara Arif Dwi Agustianto, S.H., menekankan pentingnya keselarasan angka-angka dalam draf KUA-PPAS TA 2027 yang sudah disepakati agar tidak berubah dalam draf Raperda. F-PKB meminta klarifikasi atas adanya perbedaan komponen angka pendapatan dan belanja tertentu di dalam tabel lampiran laporan.
  • Fraksi Gerindra disampaikan oleh Ahmad Taufik, S.I.P., Fraksi ini menyoroti sektor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), khususnya target retribusi daerah yang dipatok Rp1,57 miliar (naik Rp5 juta dari perubahan 2026). F-Gerindra meminta rincian kenaikan tersebut sekaligus menanyakan data jumlah armada truk, becak, dan gerobak sampah saat ini. Mereka juga mempertanyakan asas manfaat anggaran Rp200 juta pada Disporabudpar untuk pemuda pelopor.
  • Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juru bicara Amin Rais Abdul Ghani, S.E., mengulas asumsi pendapatan transfer sebesar Rp1.811.843.999.000. PPP meminta kejelasan payung hukum (Perpres) transfer pusat, alokasi transfer antar-daerah dari Provinsi Jateng, serta kepastian wacana pengkajian gaji P3K dan pegawai paruh waktu pusat pada 2027. Rincian belanja Rp250 juta di Dispermades untuk fasilitas kerja sama pihak ketiga juga dipertanyakan.
  • Fraksi Keadilan Nasional diwakili oleh Suranto, S.Pd., M.Psi., Fraksi mempertanyakan kenaikan proyeksi pendapatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menjadi Rp254.161.000 serta rencana pendapatan dari sektor Tera Timbangan. Di sektor kesehatan, mereka meminta kejelasan penggunaan dana Rp1.465.610.750 pada Dinas Pendidikan/Kesehatan untuk penanganan penderita diabetes melitus di Grobogan.

Sebelum mengakhiri pemandangan umumnya, Fraksi Keadilan Nasional mengajak seluruh peserta sidang menundukkan kepala sejenak untuk membacakan surah Al-Fatihah bersama. Doa bersama ini ditujukan bagi keselamatan para jurnalis, ABK, serta para korban/penumpang musibah kapal Virgo Patriot 8 yang terbalik di perairan baru-baru ini, sekaligus doa keselamatan untuk bangsa.

Rapat Paripurna ke-29 DPRD Kabupaten Grobogan resmi ditutup tepat pada pukul 12.06 WIB. Seluruh berkas Pemandangan Umum Fraksi telah diserahkan secara resmi kepada pihak eksekutif untuk selanjutnya dijawab oleh Bupati Grobogan pada tahapan Sidang Paripurna berikutnya. Humas-Setwan

 


Dapatkan Data yang Anda Cari